April 15 2019 0Comment
Oli Transmisi otomatis

Perbedaan Pelumas Sepeda Motor dengan Mobil

Di pasar banyak beredar pelumas sepeda motor dengan berbagai merek, unjuk kerja API dan kekentalan SAE. Perkembangan terakhir di Indonesia khususnya di kota-kota besar, dengan makin mahalnya bahan bakar minyak maka sepeda motor bermesin 4-tak yang diketahui secara umum adalah lebih hemat bahan bakar menjadi pilihan hingga dapat menggeser kendaraan penumpang roda empat secara kuantitas.

Timbul pertanyaan dari pengguna kendaraan bermotor mengenai perbedaan pelumas mobil dan sepeda motor. Appakah ada perbedaan pada produk atau hanya berbeda pada kemasan?

Baca Juga : Oli Single Grade atau Multigrade: Apa Perbedaannya

Teknologi otomotif berkembang dengan cepat sesuai tuntutan zaman dan mengacu pada teknologi ramah lingkungan (WWFC / EURO) yang mengatur mengenai polusi lingkungan hidup. Teknologi motor bermesin 2-tak kurang efisien, khususnya pada putaran mesin tinggi, boros bahan bakar dan boros oli samping (pelumas 2T). Karena itu produksi motor 2-tak mulai berkurang, bahkan ada kemungkinan ditinggalkan sama sekali.

Dari berbagai segi, pelumas sepeda motor 4-tak berbeda dengan pelumas mobil 4-tak, seperti pada:

  • Formulasi pelumas sepeda motor perlu ditambahkan aditif anti-aus lebih banyak dibanding untuk pelumas mobil. Hal itu guna melindungi komponen logam internal mesin terhadap keausan akibat gesekan karena indeks friksi lebih tinggi.
  • Pelumas moto menggunakan tambahan aditif tekanan ekstrem, di antaranya zinc dialkyldithiophosphate (ZDDP) untuk melindungi sistem transmisi terhadap beban tekanan ekstrem selama mesin beroperasi.
  • Karena thermal stress yang lebih tinggi dibanding mesin mobil dan adanya transmisi yang terintegrasi dengan mesin sepeda motor, dibutuhkan kestabilan pembusaan pada suhu tinggi yang lebih baik.
  • Karena umumnya sepeda motor menggunakan sistem pendingin udara, pelumasnya membutuhkan tambahan aditif terhadap ketahanan oksidasi dan kestabilan terhadap viskositas pada suhu tinggi.
  • Khusus pelumas sepeda motor 4T buatan Jepang, selain mencantumkan tingkat mutu API, juga harus mencantumkan tingkat mutu JASO.

Kondisi operasi yang berbeda antara motor dan mobil secara langsung memengaruhi beban kerja yang harus ditanggung pelumasnya. Terutama karena komponen pada sepeda motor yang harus dilumasi lebih bervariasi. Antara lain komponen-komponen mesin seperti bantalan, piston dan lainnya, kopling serta gearbox yang terangkai dalam 1 kompartemen. Sehingga mesin motor 4T membutuhkan minyak lumas yang mempunyai unjuk kerja yang agak berbeda dibanding mesin mobil meski memiliki rating API service maupun kekentalan SAE sama.

jianidflgmail-com